Posted by: printin9 | December 11, 2009

Profil Tim Grup E: Japan

Pelatih: Takeshi Okada

Konfederasi: AFC

Ranking FIFA (Nov 09) : 43

Rekor Penampilan: 3 (1998, 2002, 2006)

ROAD TO AFRIKA SELATAN 2010

Tak ada yang mengira Jepang bakal menemui kesulitan di fase grup. Padahal lawan tangguh mereka hanyalah Australia. Tiga laga di kandang sendiri diselesaikan dengan hasil seri dan Jepang tak bisa mengalahkan Australia tiap kedua tim bertemu.

Akan tetapi Jepang tetap lolos saat pertandingan memasuki dua laga sisa. Dengan gambaran ini, Jepang tampak masih harus banyak melakukan perbaikan.

KEUNGGULAN

Di setiap Piala Dunia, Jepang selau memiliki gelandang dengan kualitas bagus seperti Hidetoshi Nakata atau Shinji Ono. Tahun ini, Shunsuke Nakamura pegang kendali.

Semangat samurai juga diusung tinggi oleh pasukan Jepang ini, seperti tidak pantang menyerah, mengandalkan skill dan akurasi, rajin dan cerdas dalam bermain. Permainan yang solid juga menjadi kekuatan tersendiri.

YANG HARUS DIBENAHI

Ketajaman lini depan Jepang sejauh ini belum bisa diatasi. Tidak ada striker yang bisa diandalkan sebagai goal-getter. Jepang juga kerap bermasalah dengan tim yang mengandalkan kekuatan fisik, seperti tim dari Afrika.

PELATIH

Piala Dunia 2010 akan menjadi turnamen kedua Takeshi Okada. Sebelumnya dia sempat menjadi pengganti di sesi kualifikasi di tahun 1997 dan Piala Dunia 1998, meski timnya gagal menunjukkan prestasi yang bagus.

Untuk tahun ini, Okada memiliki persiapan yang lebih banyak karena dia dipercaya menangani tim sudah cukup lama. Okada sendiri memasang target bisa melaju ke semi-final.

PEMAIN BINTANG

Shunsuke Nakamura (Espanyol)

Dia adalah pemain nomor 10 Jepang, punya kemampuan di atas rata-rata pemain Jepang dan terkenal memiliki visi bermain yang bagus. Nakamura dikenal memiliki akurasi tendangan kaki kiri yang cukup tinggi.
Yuji Nakazawa (Yokohama FEMarinos)

Menjadi andalan di sektor belakang Jepang. Dia dikenal dengan sebutan ‘Bomber head’, karena kelebihan yang dimiliki dalam duel udara. Dia bisa membaca permainan dengan baik.

Shinji Okazaki (Shimizu S-Pulse)
Dia mencetak 15 gol dari 16 penampilannya tahun ini sebagai striker timnas Jepang. Lini depan Jepang menjadi bergantung padanya. Okazaki memiliki kelebihan dalam kecepatan dan semangat bermainnya. Hanya saja dia tak cukup memiliki pengalaman di level internasional.


PERKIRAAN FORMASI TIM

MOMEN TERBAIK


Laga playoff menghadapi Iran di Johor Baru Malaysia untuk satu tempat di Piala Dunia 1998 menjadi momen terbaik bagi Jepang. Saat itu, Jepang lolos berkat gol tunggal Masayuki Okano. Media pun menyebut laga ini sebagai ‘Suka Cita di Johor Baru’, kebalikan dari ‘Tragedi di Doha’.

DI LUAR LAPANGAN


Dalam beberapa tahun terakhir, timnas Jepang tak lagi popular di negaranya sendiri. Kursi-kursi di sejumlah sudut stadion tiap timnas Jepang tampil kerap tak terisi penuh. Padahal sebelumnya, fans harus rela menginap di depan loket untuk mendapatkan tiket menyaksikan laga timnas mereka.

TARGET DI PIALA DUNIA

Pelatih Okada memasang target menembus empat besar. Bukan pekerjaan yang mudah, tapi layak dicoba.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: